Berbicara tentang fashion, dunia di bidang ini sepertinya tidak berhenti bergerak. Selalu ada banyak model baru yang siap diluncurkan di seluruh dunia. Padahal, jika diperhatikan lebih seksama, jenis pakaiannya tidak banyak. Pakaian dikelompokkan menjadi beberapa bagian saja, setelah itu dikembangkan dengan berbagai inovasi. Berikut ini adalah jenis-jenis pakaian dasar:


1. Kemeja
Jika blus adalah blus yang dikenakan oleh wanita, maka kemeja adalah blus yang dikenakan oleh pria. T-shirt lurus dan tidak memiliki tudung. Bahu dan punggung dijahit ganda agar terlihat kokoh saat dipakai.


2. Celana
Celana adalah pakaian yang dikenakan pria. Pada zaman dahulu, celana hanya terbuat dari kain. Seiring dengan perkembangan zaman, kini celana juga bisa dibuat dengan celana jeans yang menempel di kaki.


3. Blus
Pada dasarnya blus adalah pakaian yang dikenakan di atas. Orang yang memakai blus adalah seorang wanita. Tidak jarang blus dibentuk mengikuti lekuk tubuh. Hal ini disebabkan adanya kupnat di kedua sisinya.


4. Jas
Jas sering dipadukan dengan gaun. Dulu, kostum hanya digunakan untuk menghadiri pesta. Namun kini jas tersebut telah berubah fungsinya menjadi jas formal yang dikenakan pada acara-acara penting dan resmi.


5. Rok
Setelah berbicara tentang atasan, tentunya Anda juga perlu mengetahui tentang bawahan. Rok adalah bagian dari pakaian yang dikenakan wanita. Rok hanya memiliki dua lubang, yaitu di bagian pinggang dan di bagian bawah dekat mata kaki. Ada banyak jenis rok, dari yang stretch hingga hoop.


6. Gaun
Gaun adalah bagian dari pakaian yang dikenakan wanita. Gaun tidak bisa dipakai untuk semua kesempatan. Gaun biasanya hanya dikenakan saat ada pesta. Bisa dipakai dengan sepatu hak tinggi atau wedges.


6 jenis pakaian di atas adalah dasar dari semua pakaian di dunia. Manusia semakin kreatif, sehingga perubahan dan perkembangan dunia fashion semakin pesat. Sekarang semakin banyak jenis pakaian yang dikenal.

Read More

Pernahkah Anda mendengar tentang Malware? Malware adalah perangkat lunak asing yang dibuat dengan tujuan utama merusak sistem dan jaringan komputer. Malware dapat masuk dari mana saja, dari unduhan yang tidak diketahui asalnya atau menempel pada file saat dipindahkan. Jika PC atau laptop Anda diserang malware, sebaiknya segera bersihkan sebelum terlambat. Berikut ini adalah tips untuk menghapus malware di PC dan laptop:


1. Putuskan Semua Koneksi
Di semua PC dan laptop pasti ada opsi mode pesawat. Anda dapat memilih tombol tersebut jika Anda merasa laptop Anda telah diserang oleh malware. Internet dan koneksi lainnya adalah cara utama malware masuk ke perangkat Anda, jadi mematikannya adalah cara yang efektif untuk menghapus malware.


2. Scan dengan Software Anti Malware
Anda dapat menjalankan pemindaian penuh dengan perangkat lunak antivirus dan malware. Langkah ini memakan waktu, jadi Anda perlu menyiapkan charger laptop terlebih dahulu. Setelah laptop dipindai sepenuhnya, Anda akan disarankan untuk menghapus file yang mengandung malware.


3. Backup Data
Laptop dan PC sering memiliki data yang tidak disalin atau dicadangkan. Sebelum melakukan pembersihan malware penuh, Anda harus menyalin data ke lokasi lain, seperti stik USB atau hard drive. Setelah mencadangkan data, Anda bisa melanjutkan ke langkah berikutnya.


4. Menggunakan Safe Mode
Tips selanjutnya adalah menggunakan mode aman. Mode ini adalah opsi yang dapat Anda gunakan saat memperbaiki kegagalan sistem atau jaringan. Semua laptop yang menggunakan Windows memiliki opsi ini. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan untuk masuk ke safe mode adalah me-restart komputer Anda. Anda kemudian dapat menekan tombol F8 pada keyboard. Setelah menekan tombol, Anda akan menemukan beberapa opsi. Pilih Safe Mode tanpa jaringan Internet.


Berikut beberapa tips yang perlu Anda ikuti untuk membasmi malware di laptop atau PC Anda. Setelah malware hilang, Anda harus berhati-hati dengan apa yang masuk ke laptop Anda dari internet.

Read More

Singkong merupakan salah satu sumber karbohidrat yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Hal ini menyebabkan masyarakat mengembangkan jajanan yang berasal dari bahan singkong. Rasa jajanan ini tidak kalah enak dengan makanan lainnya. Berikut beberapa jajanan tradisional dengan bahan singkong:


1. Cimplung
Jajanan olahan singkong selanjutnya adalah Cimplung. Camilan ini sangat enak, namun proses pembuatannya sangat mudah. Anda hanya perlu merebus yuca dengan air gula merah. Setelah itu, biarkan yucca melunak. Rasa makanan ini akan cocok dengan selera Anda. Perpaduan rasa asin dan manis menyatu di Cimplung.


2. Getuk
Getuk merupakan jajanan yang sangat terkenal. Ada berbagai macam warna getuk, sehingga anak-anak sangat menyukainya. Getuk biasanya dibuat dengan rasa asli saja. Saat disajikan, bagian atas getuk akan ditaburi kelapa parut yang sudah dibumbui. Jadi getuk sandwich siap dihidangkan.


3. Misro
Nama jajanan yang pertama adalah Misro. Misro adalah gorengan yang dibuat dengan parutan singkong. Bentuk piring ini bulat dan diisi dengan gula merah. Jika Anda menggigitnya, gula merah akan meleleh. Rasa sandwich ini sangat enak sehingga Anda harus mencobanya.


4. Sawut
Sawut adalah makanan ringan yang terbuat dari parutan singkong yang memiliki tekstur kasar namun halus saat dimakan. Perpaduan asin singkong dan gula manis membuat Sawut memiliki keunikan tersendiri. Sawut akan nikmat jika disantap hangat-hangat. Jika ingin saffron memiliki warna, Anda hanya perlu menambahkan warna saat memasaknya.


5. Tiwul
Menu snack berikut ini berasal dari Yogyakarta. Tiwul adalah roti lapis yang terbuat dari singkong yang dikeringkan dan dihancurkan. Pada zaman dahulu, beras cukup sulit diperoleh, sehingga tiwul sering digunakan sebagai pengganti nasi. Ada dua jenis olahan tiwul yang memiliki rasa manis dan ringan. Tiwul hambar dapat disajikan dengan lauk pauk dan sayuran.


Kelima sandwich sebelumnya memiliki keunggulan dan rasa masing-masing. Anda bisa mencoba mencicipinya agar budaya makanan Indonesia tidak punah. Apa favoritmu?

Read More

Pernahkah Anda mendengar tentang TBC atau TBC? Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Mycobacterium tuberkulosis. Tidak hanya menyerang saluran pernapasan, TBC juga menyerang tulang dan kelenjar. Tuberkulosis adalah penyakit yang dapat menular jika terkena percikan air liur dari penderita TBC. Penyakit ini akan lebih mudah menyerang orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah.


Gejala TBC
Ada beberapa gejala yang akan muncul saat terkena penyakit ini. Berikut adalah beberapa di antaranya:


1. Berat Badan Turun
Hal terpenting yang harus dilihat ketika Anda menderita TBC adalah penurunan berat badan. Biasanya penyakit ini akan membuat Anda kehilangan banyak berat badan. Ini karena dia tidak punya nafsu makan sebelumnya.


2. Berkeringat Di Malam Hari
Ini adalah gejala yang membuat banyak orang merasa cemas. Jika Anda sudah merasakan gejala tersebut, segera periksakan ke dokter.


3. Tidak Nafsu Makan
Jika Anda terkena penyakit ini, Anda akan mengalami gejala pertama, yaitu kurang nafsu makan. Anda akan merasa lemah dan tidak memiliki semangat untuk melakukan apapun.


4. Nyeri Dada
Tuberkulosis merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan terlebih dahulu, sehingga penderita pasti merasakan nyeri di bagian dada. Pasien akan merasakan nyeri ini cukup sering.


Cara Menyembuhkan TBC
Langkah pertama yang harus dilakukan untuk menyembuhkan TBC adalah dengan memeriksakan diri ke dokter. Setelah Anda pergi ke dokter, Anda akan diperiksa menggunakan tes dahak. Untuk memastikan diagnosis, Anda juga akan diperiksa menggunakan tes darah, tes kulit, dan rontgen.


Tuberkulosis bukanlah penyakit yang tidak dapat disembuhkan, jadi Anda harus minum obat secara teratur. Waktu penyembuhan untuk tuberkulosis biasanya 6 bulan. Anda tidak hanya minum obat, Anda juga perlu melakukan perawatan lain.


Jauhi orang lain yang tinggal bersama Anda. Gunakan peralatan perak dan peralatan lainnya agar tidak menulari orang-orang di sekitar Anda. Makan banyak makanan sehat selama perawatan juga akan membantu Anda pulih dengan cepat.

Read More

Bepergian ke luar negeri adalah pilihan yang bagus. Banyak hal yang perlu kamu persiapkan, mulai dari budget yang harus dikeluarkan hingga dokumen yang harus dibawa saat traveling. Dokumen-dokumen ini membutuhkan waktu lama untuk disiapkan. Agar tidak terburu-buru mempersiapkannya, mendekati hari H, Anda perlu mengetahui jenis-jenis dokumen penting berikut ini:


1. Visa
Berbeda dengan paspor, visa adalah dokumen yang membuktikan bahwa seseorang masuk ke negara tujuan secara sah. Visa juga memiliki banyak jenis, beberapa di antaranya adalah Visa on Arrival, Visa Turis hingga Visa Belajar.


2. Izin Keluar
Izin keluar adalah dokumen perjalanan berupa selembar kertas yang berisi stempel. Departemen yang mengeluarkan exit permit adalah kantor imigrasi. Lampiran ini disegel ketika Anda memasuki atau meninggalkan negara tujuan. Izin keluar ini juga ditampilkan bersama dengan paspor.


3. Paspor
Dokumen penting pertama adalah paspor. Paspor adalah dokumen yang dapat menunjukkan identitas nasional seseorang. Ada cukup banyak juga jenis paspor yang tersedia, mulai dari e-paspor, paspor biasa, hingga paspor diplomatik.


4. Izin Masuk Kembali
Dokumen ini hanya diperlukan jika Anda telah memperoleh izin untuk tinggal di suatu negara untuk jangka waktu tertentu. Izin masuk kembali harus diperoleh sebelum meninggalkan negara asal. Jenis dokumen ini digunakan untuk memasukkan negara yang sudah menjadi tempat tinggal baru Anda.


5. Surat Keterangan Fiskal
Sesuai dengan namanya, surat ini akan memberikan informasi bahwa Anda telah membayar pajak dan memenuhi kewajiban Anda sebagai warga negara. Jika Anda tidak memiliki surat pajak, Anda dapat menunjukkan Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP Anda. Namun tidak semua negara mewajibkan wisatawan memiliki sertifikat ini.


Itulah 5 jenis dokumen yang Anda perlukan jika ingin bepergian ke luar negeri. Setiap dokumen membutuhkan waktu 3-6 bulan untuk diproduksi, jadi Anda tidak dapat memprosesnya jika sudah mendekati tanggal rilis. Persiapkan dokumen perjalanan Anda dengan baik dan nikmati liburan yang menyenangkan.

Read More

Apakah Anda termasuk orang yang memiliki mobilitas tinggi? Jika demikian, mungkin Anda membutuhkan sebuah mobil. Ada begitu banyak jenis mobil yang ada di Indonesia, tentunya hal ini akan membuat Anda bingung ketika harus memilih mana yang terbaik. Agar Anda dapat memilih mobil yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda, berikut 5 hal yang perlu diperhatikan saat membeli mobil:


1. Budget Planning
Apakah Anda akan membeli mobil secara kredit? Jika iya, maka hal ini tidak kalah penting untuk diperhatikan. Pastikan berapa anggaran yang akan Anda keluarkan untuk mobil tersebut. Sesuaikan keinginan dengan kemungkinan pembayaran cicilan. Anda perlu memastikan bahwa Anda mampu membelinya dan masih memiliki tabungan.


2. Test Drive
Untuk melakukan ini, Anda harus terlebih dahulu dapat mengemudi sebelum membeli mobil. Test drive akan memberi tahu Anda secara langsung bagaimana perilaku mobil dan seberapa nyamannya saat digunakan di jalan. Ini sangat berguna.


3. Memahami Kebutuhan
Hal pertama adalah memahami apa kebutuhan utama Anda. Misalnya, Anda membutuhkan mobil dengan kapasitas besar atau mobil yang memiliki kecepatan tinggi. Jika Anda sudah mengetahui apa kebutuhan utama Anda, Anda dapat dengan mudah memilih mana yang tepat untuk Anda.


4. Berpikir Ulang
Tanyakan pada diri Anda apakah Anda benar-benar membutuhkan mobil ini atau hanya untuk gaya. Jika Anda benar-benar membutuhkannya, belilah mobil itu segera. Namun jika tidak, cari opsi lain yang lebih murah dari segi anggaran.


5. Tahun Cicilan
Jika Anda membeli mobil secara tunai, ini tidak perlu. Anda perlu tahu berapa tahun mobil akan membayar kembali. Hitung ulang berapa selisih harga yang terjadi sebelum memilih berapa tahun harus dicicil. Ini sangat penting, karena sudah banyak orang yang berhenti membayar tagihannya di tengah jalan.


5 hal di atas dapat meyakinkan Anda mobil mana yang akan dibeli dan kapan. Memilih mobil tidak semudah memilih pakaian, Anda harus benar-benar yakin sebelum membelinya.

Read More

Lampu adalah salah satu penemuan yang paling berguna. Kita sekarang hidup dalam ketenangan dan pencahayaan yang baik, tentu saja, karena cahaya kehidupan ini. Meski terlihat sama, ada banyak jenis lampu yang harus Anda ketahui. Setiap lampu memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing. Berikut ini adalah 5 jenis lampu menurut penggunaannya:


1. Lampu Eon
Jenis lampu neon ini mengandung gas argon, sehingga lampu neon dapat memiliki berbagai warna yang berbeda. Lampu neon sering digunakan untuk penerangan dekoratif. Cahayanya tidak cukup terang untuk menjadikannya sebagai lampu utama dalam sebuah ruangan.


2. Lampu Neon
Lampu neon merupakan lampu yang sering digunakan sebagai pengganti lampu pijar. Keuntungan dari lampu fluorescent adalah tidak membutuhkan energi yang besar untuk menghasilkan cahaya yang terang. Untuk mata, cahaya yang dipancarkan lampu ini lebih lembut dan tidak membahayakan mata.


3. Lampu LED
Lampu LED adalah singkatan dari Light Emitting Diode. Sesuai dengan namanya, lampu ini memiliki sumber cahaya yang berasal dari dioda. Kelebihan dari lampu jenis ini adalah bisa sangat awet karena tidak menggunakan filamen. Dari segi pencahayaan, lampu LED sangat terang, sehingga dapat digunakan di berbagai kondisi. Cahaya yang dihasilkan oleh lampu LED tersebar dan tidak dapat difokuskan pada satu titik. Contoh penggunaan lampu LED adalah penerangan kendaraan bermotor.


4. Lampu HID
Nama lain dari lampu HID adalah High Intensity Discharge. Lampu jenis ini memiliki tingkat cahaya yang jauh lebih terang dibandingkan lampu lainnya. Kekurangan dari lampu jenis ini adalah harganya yang sangat mahal. Lampu ini biasanya dipasang pada mobil yang membutuhkan penerangan lebih.


Itulah 4 jenis lampu yang perlu Anda ketahui. Lampu ini memiliki fungsi, kelebihan, dan kekurangan yang berbeda-beda, sehingga Anda harus bisa mengenalinya. Dalam satu ruangan, Anda dapat menggunakan beberapa jenis lampu sekaligus, tetapi Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahlinya.

Read More
Previous PostPostingan Lama Beranda